Minggu, 10 Juli 2011

ebook Manual Vray untuk Sketchup


English | 95 halaman | 30.84 mb
Read more »

Selasa, 15 Februari 2011

The EcoARK, Bangunan Botol Plastik di Taiwan.


Sebuah bangunan yang disebutkan sebagai “Struktur botol plastik pertama didunia” diperkenalkan di Taiwan. Bangunan ini luar biasa, bangunan ini dinamakan EcoARK, dibangun dengan menggunakan 1.5 Juta Botol Plastik yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya daur ulang. Bangunan ini terdapat screen water fall yang digunakan untuk mengumpulkan air hujan yang akan dipergunakan sebagai penyejuk udara. Arsiteknya membuat  bangunan ini menjadi bangunan yang teringan didunia, moveable, breathable environmental miracle, namun cukup kuat ketika menghadapi topan dan gempa bumi.

Bangunan bedimensi panjang 130 meter dan tinggi 26 meter ini dibangun selama 3 tahun dan merupakan milik sebuah grup perusahaan Taiwan, Far Eastern Group, yang bergerap di bidang konstruksi dan keuangan. Namun pada bulan Mei 2010 lalu oleh Far Eastern bangunan ini diserahkan kepada Pemerintah
 
The EcoARK terdapat dua ruang utama, yaitu Amphitheater dan Exhibition, the EcoARK dipergunakan sebagai ruang pameran untuk Taipei Int’l Flora Expo di bulan November 2010.  The EcoARK telah menelan biaya pembangunan kurang lebih US$ 3 juta, yang dibangun berdasarkan pada 3 tujuan, yaitu “Reduce, Reuse dan Recycle”.

Ketika ditanyakan kepada arsitek the EcoARK, mengenai inspirasi bangunan ini, Arthur Huang (arsitek) mengatakan ide bangunan ini ditemukan di tempat sampah.

“Awalnya kami berpikir mengenai sampah jenis apa yang bisa menciptakan low-carbon pada bangunan, kami hanya melihat sampah disekitar kami, dan kami melihat  sampah dikantor kami sebagian besar adalah botol PET bekas, karena sebagian besar engineers kami sangat menyukai meminum teh botol”.

Apa yang membuat The EcoARK mengesankan, selain dari low carbonnya dan kemahiran dalam membuat botol bekas menjadi bahan bangunan adalah karena keindahan esketikanya. Di Indonesia sendiri ada begitu banyak pemulung sampah, sampah mereka jual dan sampah tersebut di daur ulang kembali, kemudian hasil daur ulang tersebut tidak lama kemudian menjadi sampah kembali secara terus menerus dan tidak menjadi barang yang memiliki nilai estetika, (mungkin) ada sebagian orang yang membuat sampah menjadi barang-barang yang memiliki nilai estetika untuk mereka jual.

The EcoARK menginspirasikan saya untuk merancang bangunan serupa (semoga suatu saat ada kesempatan untuk mewujudkan itu). Menbuat sampah yang bernilai (cost) sangat rendah menjadi karya estetika yang bernilai tinggi. Akhir kata saya ucapkan Goo Green….





 
Wassalam.

Read more »

Sabtu, 29 Januari 2011

Pulau Saadiyat

Kurang puas dengan membangun pulau Palma, Abu Dhabi juga telah membangun sebuah pulau bernama Pulau SAADIYAT. Pulau Saadiyat mempunyai arti yaitu Pulau Kebahagiaan, pulau yg terletak 500 meter lepas pantai utara kota Abu Dhabi ini memiliki luas pulau 27 sq.km.

Pulau Saadiyat dikelola oleh Perusahaan Pengembangan Pariwisata dan Investasi (TDIC). Nantinya pulau ini akan dibangun 150.000 rumah tinggal, 38.000 apartemen, 7.000 kamar Hotel, 8.000 Villa, 2 Lapangan Golf dan infrastuktur lainnya yg senilai Dh5.5b. Sementara Investasi yg ditarik rencananya akan sebesar Dh 100 Milyar.

Sedikit gambaran tentang Abu Dhabi. Abu Dhabi merupakan emirat terbesar dari tujuh emirat yang membentuk Uni Emirat Arab. Abu Dhabi juga merupakan kota dengan nama yang sama dengan emirat ini yang merupakan ibu kota dari Negara tersebut. Pada tahun 2000 terdapat 1 juta penduduk yang tinggal di kota ini, 80%-nya merupakan ekspatriat. Abu Dhabi merupakan kekuasaan dari Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahayan yang merupakan turunan emir sekaligus Presiden Uni Emirat Arab.

Di bagian Selatan Pulau Saadiyat akan dibangun bangunan-bangunan yang didesain oleh arsitek-arsitek besar dunia, diantaranya Frank Gehry, Zaha Hadid, Norman Foster dll. Didaerah ini nantinya akan menjadi rumah bagi lembaga-lembaga utama Abu Dhabi, yaitu Guggenheim Abu Dhabi, Louvre Abu Dhabi, Performing Arts Center dan Zayed National Museum.

Read more »

Minggu, 23 Januari 2011

Estadio Minicipal de Braga


Sebenarnya saya lagi mencari referensi tentang stadion, dan saya googling terus, dan akhirnya saya temukan dan tertarik dengan desain arsitektur dari stadion ini, entah kenapa saya jadi penasaran tentang stadion ini, sayapun langsung mencari data-data tentang stadion ini, banyak kejutan yang saya peroleh tentang stadion ini diantaranya, stadion ini pernah menjadi salah satu pemenang 2006 International Architecture Award.

Estadio Minicipal de Braga adalah stadion sepakbola di kota Braga, Portugal, memiliki kapasitas 30,154 penonton (all-seated). Dibangun pada tahun 2003 dan sekarang sebagai markas dari klub kota tersebut Sporting Clube de Braga. Arsitek stadion ini sendiri merupakan orang Portugal bernama Eduardo Souto de Moura.
Eduardo Souto de Moura
Peresmian stadion ini pada tanggal 30 Desember 2003, stadion ini menghabiskan biaya untuk pembangunannya sebesar $83.1 juta. Stadion ini memiliki dimensi lapangan 105 x 68 m.

Stadion ini dibangun diatas tanah bekas tambang (Monte Castro) yang menghadap ke kota Braga, tribun hanya dibangun di kedua sisi lapangan, pada salah satu ujung lapangan terdapat dinding batuan tambang dan pada sisi yang lainnya adalah pemandangan terbuka ke arah kota Braga. Masing-masing tribun beratap kanopi dan keduanya saling terhubung satu sama lain di atas lapangan oleh puluhan tali baja, desain Stadion ini terinspirasi dari jembatan kuno inca di Amerika Selatan.

Sporting Clube de Braga setiap bulan membayar €500 untuk menggunakan stadion. Di bulan juli 2007, Sporting de Braga mengumumkan kerjasama selama 3 tahun dengan perusahaan asuransi dari Prancis AXA, yang mencakup perubahan nama dengan mana klub mengacu pada stadion untuk Estádio AXA (AXA Stadion). Namun, pemerintah kota braga sebagai pemilik, menjelaskan bahwa nama stadion belum resmi diganti karena ini adalah kesepakatan yang melibatkan hanya para penyewa.







 
Arsenal FC, yang merupakan salah satu klub kuat asal Inggris pernah merasakan pengalaman pahit di stadion ini, karena mereka dikalahkan oleh Sporting Clube de Braga 2-0 dalam rangka UEFA Championship League. Stadion ini juga pernah menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan UEFA Euro 2004 yaitu antara Bulgaria melawan Denmark.

 Video ketika Arsenal dikalahkan di Stadion ini :


Semoga thread ini bermanfaat, salam.

Profil arsiteknya :

Perusahaan yg membangun Estadio Minicipal de Braga:

Sumber :


Read more »

Jumat, 21 Januari 2011

Kalimantan Tempo Dulu

Foto ini merupakan foto pembangunan rumah Betang di Kalimantan Tempo dulu, saya belum mendapatkan data spesifik tentang tanggal dan letak bangunan tersebut.

 

 
 
 
Read more »

Kamis, 20 Januari 2011

Bamboo Cafetaria

 
Vo Trong Nghia adalah seorang arsitek Vietnam yang membangun sebuah kafetaria berkubah bamboo yang dijuluki Kafe air dan Angin (watter and wind café). Arsitek yang membangun Kafe tersebut mempelajari ilmu arsitekturnya di Jepang, tetapi dia berasal dari sebuah desa kecil di Vietnam tengah, sehingga faktor inilah yang membuat proyek-proyeknya menjadi sebuah arsitektur yang unik. Bangunan ini hanya dibuat dari bamboo dan beberapa material alami lainnya.

Keunikan lainnya yang ditampilkan pada kafe ini adalah kafe ini terlihat seperti bangunan tradisional Vietnam. Setiap bagian yang digunakan untuk konstruksinya dibuat dengan menggunakan teknik tenun tradisional dan tanpa menggunakan paku besi. Metode konstruksi yang digunakan ini menunjukkan bahwa bamboo merupakan material alami yang sangat kuat. Bambu tumbuh dengan cepat dan akan menjadi bahan berkelanjutan yang dominan. Pada bagian atas dibuat bukaan sehingga menciptakan cahaya yang cukup untuk interior bangunan.



Kalo dilihat sekilas, bangunan ini mirip dengan rumah adat Papua yaitu Honai.

Sumber : worldinteriordesignnetwork.com
Read more »

Sabtu, 28 Agustus 2010

PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT


PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT
Saya jadi teringat waktu saya masih duduk di STM/SMK, waktu itu kelas 3 saya di suruh guru saya untuk menggambarnya proyek beliau (kesannya saya jadi jongos orang), namanya juga guru ya mau ga mau mesti dituruti walaupun ujung-ujungnya saya dikasi uang juga...hihihi lumayan 400 ribu cmn disuruh gambar kerja yang ga lengkap,...tapi waktu saya print gambar tersebut (waktu itu saya mempergunakan komputer studio gambar di STM) ternyata terdapat tulisan "PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT"...saya otak-atik sampai modar Program AutoCAD tersebut..tapi tetap ga ketemu juga. Guru saya malah coek aja ada tulisan tersebut, ya udah saya ga ada ngurus lagi tentang tulisan itu.



Sudah lama saya ga temui permasalahan tersebut, ternyata ga sengaja saya temukan trik untuk menghilangkannya, tapi itupun sudah lama juga ga terpakai, sampai akhirnya ada teman saya yang mengalami masalah seperti itu, ya udah saya coba buat toturial ini untuk menjelaskan permasalahan seperti itu, semoga toturial ini dapat dipahami.

Tulisan "PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT" akan muncul di saat kita ingin ngeplot/ngeprint bisa disebabkan karena 3 hal :

Pertama, pada saat anda meinstall AutoCAD, anda memilih lisensi EDUCATION, sehingga tulisan "PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT" akan muncul terus saat anda ngeprint gambar/file autoCAD anda.

Kedua, software AutoCAD yang anda pergunakan sebelumnya tidak mengeluarkan tulisan "PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT", jadi yang menjadi masalah ialah file yang anda pergunakan, file autoCAD itu kemungkinan besar dibuat di AutoCAD yang berlisensi EDUCATION

Ketiga, Software dan File autoCAD sebelumnya tidak mengeluarkan tulisan "PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT", kemungkinan besar anda ada copy/paste gambar dari file yang dibuat di AutoCAD yang berlisensi EDUCATION ke file yang akan anda pergunakan.

Solusi :
Permasalahan yang pertama, mau tidak mau anda mesti meinstal ulang AutoCAD anda, tapi jangan memilih AutoCAD yang berlisensi EDUCATION lagi.

Permasalahan yang kedua dan ketiga adalah tinggal mengubah format file ke .dxf dan kembalikan ke .dwg
Jika ada yang tidak tahu cara untuk mengubah format tersebut, bisa ikuti langkah-langkah dibawah ini :

(Catatan : Saya mempergunakan AutoCAD 2007, untuk AutoCAD di atas 2007 kemungkinan mempergunakan cara yang sama)

-01 Buka file yang mengalami masalah tersebut, kemudian save as (Ctrl+Shift+S) file tersebut.
-02 Cari "File of type" kemudian pilih "AutoCAD 2007 DXF (.*dxf)" kemudian klik "Save"




-03 Format file anda otomatis akan berubah dari .dwg menjadi .dxf

-04 Close file (jangan menutup program, karena akan memakan waktu untuk membuka kembali program tersebut)

-05 Buka file (Ctlr+O)

-06 Jika sudah terbuka. Kembali save as (Ctrl+Shift+S) untuk mengubah format .dxf ke format .dwg
didalam kotak dialog "Save Drawing As" Pilih file sebelumnya untuk mereplace, atau kalau tidak ingin di raplace juga tidak apa dengan konsekuen file anda akan bertambah banyak. Jika sudah klik tombol Save

-07 Print Preview

-08 Selesai.

By Imron
Read more »

Minggu, 15 Agustus 2010

Tugas Besar Estetika Bentuk

Tugas Besar Estetika Bentuk Arsitektur merupakan tugas penghabisan waktu masih di Semester I,... beratus2 ribu uang yang keluar untuk MataKuliah ini karena tugasnya yang selalu membuat bentuk...tp bawa asik aja, soalnya saya senang dengan Mata Kuliah ini...

di dalam Video ini merupakan terdapat Bentuk yang saya ciptakan untuk Mata Kuliah ini, untuk nilainya sendiri saya tidak tahu mendapatkan berapa, tp untuk nilai akhir Mata Kuliah ini, ya Alhamdullilah, memuaskan untuk diri saya sendiri :)...setidaknya tidak sia2 uang yang telah banyak keluar dan waktu yang telah banyak terbuang...hihi

Tugas ini sebenarnya ialah hanya membuat bentuk yang menarik buat dilihat, tentu saja memiliki Estetika dan menggunakan bahan dari apa saja dengan menggunakan material bekas seperti kayu, kaca, besi dan lain-lain.

Saya menciptakan Ide Bentuk tersebut dengan mengkhayal sambil membuat bentuk dengan bantuan AutoCAD 3d, sehingga jika ada perubahan ataupun ada bentuk yang tidak siip ya tinggal saya rubah melalui 3d tersebut (sebenarnya cara ini sedikit curang, mrgreen) kemudian kebetulan ada teman dari Sipil yang hebat di bidang Meubel, ya saya minta tolong ke dia untuk dibuatkan,...(sampai sekarang temanku itu belum saya bayar, ya ampunquestion).....sekarang bentuk aslinya sudah hancur, akibat terjatuh dari atas lemari, bisa hancur karena bahan yang saya pake adalah dari kayu kelas 1 alias ULIN...hihihi lol(padahal punya teman saya yang lain banyak yang pake Plywood yang di susun, saya saja yang ragu untuk pake itu, dan hasil punya mereka lebih bagus ketimbang punyaku)lol

Btw, silahkan aja dilihat video animasi yang saya buat, animasi ini sangat sederhana dengan musik yang tak pas pula..ckckck, maklum masih tahap belajar menjelang TA yang masih jauh dimata venere.



3d Modelling : AutoCAD 2006 + 3ds Max Design 2009
Render : 3ds Max Design 2009 with Vray SP4
Editing Video : Photoshop CS3 + Windows Movie Maker
Quality : Low

Maturnuwun dah singgah di blog saya...lol..jika ada yang ditanyakan, tidak perlu sungkan untuk bertanya...smilesmile...
Read more »

Jumat, 13 Agustus 2010

Tugas Besar SKU II

SKU II??
SKU merupakan singkatan dari Struktur Konstruksi dan Utilitas, kalo jaman bos saya, Mata Kuliah Struktur, Konstruksi dengan Utilitas dipisah, namun sekarang di jadikan 1, makanya Mahasiswa Arsitek Universitas Palangka Raya jaman sekarang terutama angkatan 07-08 dan keatasnya banyak yang tidak dalam bangat ilmu tentang Utilitas dengan Struktur dan Konstruksi kecuali bagi Mahasiswa tertentu saja yang emang serius Kuliah...

SKU II merupakan mata kuliah untuk semester III yang berbobot 3 sks, tugas besarnya pun lumayan bikin pusing, yaitu disuruh merancang bangunan Rumah Toko 2 lantai di gambar pake tangan....cape deh, tapi untung aja Tugas ini merupakan tugas kelompok...namun dalam proses merancang dan konsultasi ke dosen, kami diberi kemudahan yaitu dengan menggunakan CAD komputer/AutoCAD,...tidak seperti temanku yang dari sipil, nama Mata kuliahnya lain, tapi Tugasnya sama, mereka Konsultasi mesti di gambar tangan, sampai hasil Rapidonya pun dikonsultasi...hahaha

Saya sedikit sharing kepada ade tingkat saya yang mungkin buka blog saya dan ingin mencari contoh Konstruksi yang di detailkan ataupun kalau ada yang bingung tentang penulangan Plat Lantai... jika ingin melihat tugas kelompok kami bisa di unduh disini, password rar-nya : dbb108025-arch-sku

Dan di bawah ini merupakan gambar 3d dari tugas kami, sebenarnya tugas kami ini tidak sampai pada 3d, tugas kami hanya sampai untuk pemahaman Konstruksi dari bangunan tersebut, dan gambar 3d ini sengaja saya buat untuk bahan latihan saya dalam merender 3d (diluar tugas kuliah), tapi pada lantai bawah untuk gambar 3d ini sedikit saya modifikasi, jadi jangan heran kalo gambar 3d beda dengan gambar 2dnya...ckckck


Read more »

Alat Pensil untuk menggaris lurus tanpa penggaris

Rasa-rasanya memang sangat susah untuk menggambar sebuah garis yang benar-benar lurus menggunakan pensil atau pulpen tanpa menggunakan sebuah penggaris. Mustahil memang, seandainya bisa menggambar garis lurus pun itu tak akan benar-benar lurus, pasti akan ada sedikit lekukan meskipun kecil.



Hal inilah yang kemudian mengilhami seorang penemu asal korea bernama Giha Woo untuk menemukan sebuah alat yang bisa digunakan untuk menggambar sebuah garis lurus tanpa menggunakan sebuah penggaris sebagai alat bantu.

Alat temuan Giha Woo ini dinamakan Constrained Ball, Alat yang berukuran mini terdiri dari sebuah poros roda dengan pemegang pensil yang membentuk sebuah sudut khusus sehingga memungkinkan untuk dimasuki pensil.


Prinsip kerja alat ini sangatlah sederhana, yaitu hanya dengan terus membuat jarak roda dengan ujung pensil secara konstan, sehingga akan terbentuk garis lurus sejajar yang terbentuk dari goresan pensil atau pena yang digunakan. Alat ini sangat cocok digunakan oleh para arsitek dalam menggambar rancangan konstruksi bangunan, karena dengan alat ini, Arsitek tak akan memerlukan banyak penggaris.

Wah, sudah ada belum ya di Palangkaraya????........
Read more »

Kamis, 12 Agustus 2010

Jembatan Kertas

Jembatan merupakan sebuah konstruksi penghubung arus lalu lintas yang terhalang suatu rintangan, teknologi sekarang banyak menggunakan kayu, beton, maupun baja sebagai bahan konstruksi.

Sebuah lomba desain di Jerman yang bernama Brueckenbau-Wettbewerb menjadi ajang berebut untuk membuktikan sebuah desain jembatan dari bahan kertas atau mika terbaik, dan hasilnya salah satu tim peserta mampu membuktikan sebuah desain jembatan yang berhasil masuk rekor dunia ( guines book of record).

pemenangnya dengan model konstruksi jembatan kertas sebagai berikut:

Anggota: Clemens Hahne (TU Darmstadt), Andreas Steinle (MA 9)
Brücke aus Kohlefaser, daher außer Konkurrenz
kekuatan jembatan kertas :
G = 183 g
F = 1195 kg
F/G = 6530

Andai di Kampus saya di adakan perlombaan seperti itu, jadi bisa lebih mengerti tentang gaya tarik dan tekan yang kalo pake perhitungan moment dan semacamnya membuat beberapa Mahasiswa termasuk saya jadi pengen menghindari Mata Kuliah yang berbau seperti itu.


Cara pembuatannya hanya menggunakan bahan sebagai berikut :
Paper Bridge ini terbuat dari 20 lembar kertas, termasuk jalanan;
Zona loading dan enforcements sudut terbuat dari potongan kertas yang di gulung-gulung dari 4 lembar tebal;
Makalah paku yang digunakan untuk pin semua total sendi sekitar 1,5 lembar;
Satu pak JB Weld lem (untuk semua sendi), digunakan sekitar 60%;
Sebuah empat kaleng lem super (untuk kuku kertas dan sentuhan akhir);
Salah satu liter lem wallpaper, digunakan sekitar 20% dari itu;
Secara total, itu berjumlah sekitar 90 lembar kertas, dengan berat 493 gram akhir.

Dan video ini menjelaskan cara kerja kertas yang di bebankan


Dan ini yang menjadi juara :


Jembatan Kertas 1

anggota: Tobias + Daniel Mögele (B10, B6 TUM)
kekuatan jembatan kertas: G = 882 g
F = 1779 kg
F/G = 2017

Jembatan Kertas 2

anggota: Max Riedmiller,
Max Träger (BM3B)
kekuatan jembatan kertas: G = 455 g
F = 538 kg
F/G = 1182

Jembatan Kertas 3

anggota: Max Riedmiller,
Max Träger (BM3B)
kekuatan jembatan kertas: G = 455 g
F = 538 kg
F/G = 1182

Jembatan Kertas 4

anggota: Florian Eppler (MA 7)
kekuatan jembatan kertas: G = 630g
F = 639 kg
F/G = 1014

Jembatan Kertas 5

anggota: Jochen Schwenk (B9)
kekuatan jembatan kertas: G = 650 g
F = 645 kg
F/G = 992

Jembatan Kertas 6

anggota: Reinhard Konle (M9)
kekuatan jembatan kertas: G = 963 g
F = 844 kg
F/G = 876

Jembatan Kertas 7

anggota: Michael Bürle,
Michael Promberger (B9)
kekuatan jembatan kertas: G = 451 g
F = 394 kg
F/G = 873

Jembatan Kertas 8

anggota: Christoph Janitzki,
Henri Vogel,
Alex Balkow,
Florian Möckel (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 1425 g
F = 970 kg
F/G = 681

Jembatan Kertas 9

anggota: Daniel Köberle,
Johannes Lenk,
Christian Meiershofer (B5)
kekuatan jembatan kertas: G = 683 g
F = 420 kg
F/G = 615

Jembatan Kertas 10

anggota: Michael Endres,
Simaon Arzt,
Stephan Leis (B3)
kekuatan jembatan kertas: G = 1335 g
F = 701 kg
F/G = 525

Jembatan Kertas 11

anggota: René Langenmair,
Artur Bukowski,
Johannes Kaltner,
Hannes Schwarz (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 712 g
F = 299 kg
F/G = 420

Jembatan Kertas 12
.
anggota: Winfried Magg (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 699 g
F = 283 kg
F/G = 405

Jembatan Kertas 13

anggota: Denis Tikholaz (BM3B)
kekuatan jembatan kertas: G = 1175 g
F = 470 kg
F/G = 400

Jembatan Kertas 14

anggota: Dominik Stauss (A1)
kekuatan jembatan kertas: G = 1315 g
F = 466 kg
F/G = 354

Jembatan Kertas 15

anggota: Iris Krajewski,
Benjamin Bauer (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 1036 g
F = 310 kg
F/G = 299

Jembatan Kertas 16

anggota: Alexander Welsch,
Dominik Sönning (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 1018 g
F = 301 kg
F/G = 296

Jembatan Kertas 17

anggota: Johanna Ostermeyer,
Daniela Huber,
Christopher Specht,
Florian Spengler (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 509 g
F = 75 kg
F/G = 147

Jembatan Kertas 18

anggota: Kyrylo Keshyshev (BM3B)
kekuatan jembatan kertas: G = 1286 g
F = 173 kg
F/G = 135

Jembatan Kertas 19

anggota: Christoph Janitzki,
Henri Vogel,
Alex Balkow,
Florian Möckel (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 849 g
F = 110 kg
F/G = 130

Jembatan ertas 20

anggota: Sabrina Rottmair,
Laura Hotter,
Michaela Thamm (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 461 g
F = 44 kg
F/G = 95

jembatan kertas 21

anggota: René Langenmair,
Artur Bukowski,
Johannes Kaltner,
Hannes Schwarz (B1)
kekuatan jembatan kertas: G = 352 g
F = 27 kg
F/G = 77

jembatan kertas 22


anggota: Margit Arzberger,
Viktoria Ziegler,
Sofu Hüseyin,
Dominik Gebhard,
Peter Baumann
Projektarbeit B7

(außer Konkurrenz)
kekuatan jembatan kertas: G = 4178 g
F =1782 kg
F/G = 426

jembatan kertas 23


anggota: Margit Arzberger,
Viktoria Ziegler,
Sofu Hüseyin,
Dominik Gebhard,
Peter Baumann
Projektarbeit B7

(außer Konkurrenz)
kekuatan jembatan kertas: G = 6049 g
F = 1169 kg
F/G = 193

jembatan kertas 24


anggota: Regina Frank,
Kristina Wiebe,
Michael Stemmer,
Christian Henze,
Andreas Klein
Projektarbeit B7

(außer Konkurrenz)
kekuatan jembatan kertas: G = 7224 g
F = 3746 kg
F/G = 519

jembatan kertas 25


anggota: Regina Frank,
Kristina Wiebe,
Michael Stemmer,
Christian Henze,
Andreas Klein
Projektarbeit B7

(außer Konkurrenz)
kekuatan jembatan kertas: G = 5230 g
F =2651 kg
F/G = 507
Read more »

Jumat, 16 Juli 2010

Accupuncto

Furniture buatan Indonesia yang masuk dalam daftar 10 produk terbaik dalam Pameran International Koln di Jerman di awal tahun ini, saya pertama kali mengetahui furniture ini dari acara Kick Andy, acara favorit saya di Metro TV..hehe
Accupunto pertama kali mengikuti pameran yaitu tahun 2002 di Pameran Produksi Ekspor, Accupunto merupakan furniture dari buah pikir Leonard Theosabrata, dan bersama ayahnya Yos Theosabrata mereka membawa produk mereka bisa bersinar di dunia International, sudah berbagai kompentensi desain produk pernah diikuti, dan dalam penghargaan Red Dot di Jerman (Germany's Red Dot Design Award) Accupunto salah satu yang terpilih dari 339 penerima penghargaan Red Dot di tahun 2003, diantara 1.494 produk desain dari 28 negara.


Leonard Theosabrata merupakan salah satu juri di "Black Award", latar pendidikannya ialah Arts Centre College of Design Pasadena, Amerika Serikat. selain memenangkan Germany's Red Dot Design Award, juga memenangi Italy's Well tech Award (2006), dan produk furniturenya dipertunjukkan di Museum Science and Technology selama Milan Fair 2006....

Djarum Black Inovation Award, hmm semoga suatu saat saya bisa ikutan..amin..

Dengan kreativitasnya, Accupuncto hadir sebagai produk yang nyaman sekaligus unik dan juga indah dilihat. Sang ayah Yos Theosabrata, yang juga merupakan Direktur Utama Accupunto, awalnya hanya bertujuan untuk membuat tempat duduk yang nyaman dan mampu menopang bentuk tubuh. Lalu sang anak Leonard Theosabrata, yang memiliki latar belakang produk desain, memilih kerangka dari metal untuk mengakomodasi dudukan dan sandaran yang dibuat dari tonjolan-tonjolan plastik.

Modern yang minimalis, tempak duduk Accupuncto yang memberikan kombinasi unik metode akupuntur dan dengan sukses mentransformasikannya menjadi sebuah produk furnitur yang selain enak diduduki, juga menunjang kesehatan. Pilihannya ada delapan desain produk yang dijual dengan kisaran harga antara Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta per buah.

Sumber :
rockczar.com
blackinnovationawards.com
Read more »

 
Powered by Blogger